Jumat, 25 Oktober 2024

Bayu Aji Nugroho (242410102090)

Tugas Analisis: Etika Bisnis 

 
ISU PRIVASI BOCOR DARI DATA 
PENGGUNA APLIKASI GOJEK


Latar Belakang Perusahaan:

GO-JEK) merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2009 di Jakarta oleh Nadiem Makarim. Saat ini, Gojek telah tersedia di 50 kota di Indonesia. Hingga bulan Juni 2006, aplikasi Gojek sudah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali di Google Play pada sistem operasi Android dan telah tersedia di APP Store. Gojek juga mempunyai layanan pembayaran digital yang bernama Gopay. Selain di Indonesia, layanan Gojek kini telah tersedia di Vietnam dan Singapura.

Pada 17 Mei 2021, Tokopedia dan Gojek mengumumkan resmi merger dan membentuk Grup  GoTo Nama GoTo sendiri berasal dari singkatan Gojek dan Tokopedia dan juga berasal dari kata gotong-royong.

Latar Belakang Kasus:

Go-Jek adalah perusahaan teknologi transportasi asal Indonesia yang menyediakan layanan ojek online, pengiriman makanan, dan berbagai layanan lainnya.Pada suatu waktu, Go-Jek menghadapi tuduhan terkait pelanggaran privasi data pengguna.

Isu Etika:

Diduga ada kebocoran data pribai pengguna yang melibatkan informasi sensitif pada tanggal 23 Agustus 2022 dan juga adanya potensi keamanan yang lemah dalam sistem yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data,kurangnya informasi kepada pengguna tentang bagaimana data mereka dikelola dan dilindungi.

Dampak Terhadap Berbagai Pihak:

Pengguna aplikasi GO-JEK merasa data pribadi mereka berisiko disalahgunakan yang rentan terhadap penyalahgunaan ,seperti penipuan,pencurian dan peretasan.

Kepercayaan publik menimbulkan menurunnya kepercayaan terhadap platform GO-JEK sebagai penyedia layanan yang aman 

Prinsip-Prinsip Etika Bisnis dan Langkah-Langkah yang harus Diperbaiki :

1. Kejujuran

  • Implementasi: Dalam semua komunikasi dan transaksi, perusahaan harus jujur dengan pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya.
  • Contoh: Memberikan informasi yang akurat dan lengkap tentang produk atau layanan, serta menghindari klaim yang menyesatkan.

2. Integritas

  • Implementasi: Menjaga integritas berarti bertindak sesuai dengan nilai-nilai moral dan etika, bahkan jika itu berarti mengambil keputusan yang sulit.
  • Contoh: Menolak terlibat dalam praktik korupsi atau penipuan, meskipun bisa memberikan keuntungan jangka pendek.

3. Transparansi

  • Implementasi: Perusahaan harus terbuka tentang kebijakan, praktik, dan data penting yang mungkin mempengaruhi pemangku kepentingan.
  • Contoh: Mengkomunikasikan kebijakan privasi secara jelas kepada pengguna dan memberi tahu mereka tentang bagaimana data mereka akan digunakan.

4. Keadilan

  • Implementasi: Menjamin bahwa semua pemangku kepentingan diperlakukan dengan adil dan setara.
  • Contoh: Memberikan kesempatan yang sama untuk semua karyawan tanpa diskriminasi berdasarkan ras, gender, atau agama.

5. Tanggung Jawab Sosial

  • Implementasi: Perusahaan harus bertanggung jawab atas dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.
  • Contoh: Menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan, serta berinvestasi dalam inisiatif sosial yang memberikan dampak positif bagi komunitas lokal.

6. Akuntabilitas

  • Implementasi: Perusahaan harus siap untuk bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan mereka.
  • Contoh: Jika terjadi kesalahan, perusahaan segera mengakui kesalahan tersebut, meminta maaf, dan mengambil langkah untuk memperbaikinya serta mencegah terulangnya kejadian serupa.

7. Penghormatan terhadap Hak dan Kebebasan Individu

  • Implementasi: Menghormati hak asasi manusia dalam setiap aspek operasi bisnis.
  • Contoh: Memastikan kondisi kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, serta menghormati privasi mereka.

8. Keberlanjutan

  • Implementasi: Mengadopsi praktik yang mendukung keberlanjutan jangka panjang lingkungan dan sumber daya.
  • Contoh: Menggunakan bahan baku yang dapat diperbarui dan mengurangi jejak karbon operasional perusahaan.

9. Profesionalisme

  • Implementasi: Menjalankan bisnis dengan standar profesionalisme yang tinggi dalam segala situasi.
  • Contoh: Memberikan pelatihan berkelanjutan kepada karyawan untuk meningkatkan kompetensi dan etika kerja mereka.

Langkah Perbaikan yang Diambil: GO-JEK meningkatkan keamanan data dengan memperbarui sistem mereka dan memperketat kebijakan privasi.Mereka juga mengedukasi pengguna tentang cara melindungi data pribadi mereka.

Dampak Jangka Panjang:

kasus ini bisa memengaruhi reputasi GO-JEK yang jelek dimata publik dan meningkatkan atau menurunkan kepercayaan pelanggan tergantung pada respons perusahaan serta mendorong perusahaan lain untuk lebih memperhatikan privasi dan keamanan data.

Rekomendasi Perbaikan:

  • perubahan prosedur bisnis: implementasi prosedur keamanan data yang lebih ketat.
  • kebijakan Internal : Memperbarui dan memperketat kebijakan privasi.
  • Pelatihan Etika : Mengadakan pelatihan etika dan keamanan data bagi karyawan dan manajemen.


Kamis, 24 Oktober 2024

ETIKA BISNIS

 


Pada minggu ketdelapan mata kuliah Etika Profesi,Kamis 24 Oktober 2024, diberikan tugas tentang meresume, saya Bayu Aji Nugroho dengan NIM 242410102090 mahasiswa Universitas Jember akan meresume tentang materi "Etika Bisnis"




Bisnis

Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi, mendistribusikan, dan mempertukarkan barang atau jasa. Ini mencakup pasar, produk/jasa, pelanggan, manajemen, pemasaran, keuntungan, dan inovasi. Tujuan utama dari penjualan produk/jasa adalah untuk menghasilkan keuntungan. Perusahaan swasta, perusahaan keluarga, perusahaan publik, atau bisnis sosial adalah beberapa contoh jenis bisnis.




Etika Bisnis

Suatu bentuk etika profesi yang mengatur prinsip etika dan masalah etika dalam lingkungan bisnis. Ini berlaku untuk semua aspek bisnis, mulai dari produksi, distribusi, pemasaran, penjualan, dan konsumsi barang dan jasa. Prinsip-prinsip ini berasal dari individu, aturan organisasi, dan sistem hukum yang berlaku.





Kata Kunci dalam Etika Bisnis

Beberapa kata kunci dalam Etika Bisnis yang perlu diketahui adalah: 
  1. Morality (Moralitas): Mengacu pada prinsip-prinsip atau norma-nilai moral yang mengatur perilaku individu atau organisasi dalam konteks bisnis. Etika bisnis yang baik mencakup keputusan dan tindakan yang sesuai dengan standar moral.
  2. Behavior (Perilaku): Menggambarkan tindakan dan reaksi individu atau organisasi dalam konteks bisnis. Etika bisnis menekankan pentingnya perilaku yang konsisten dengan nilai-nilai moral dan norma-norma yang diterima.
  3. Trust (Kepercayaan): Kesediaan untuk mempercayai dan diandalkan oleh pihak lain. Etika bisnis yang baik membangun kepercayaan melalui konsistensi, integritas, dan transparansi dalam interaksi bisnis.
  4. Reliability (Keandalan): Konsistensi dalam memenuhi kewajiban dan janji-janji bisnis. Etika bisnis yang mengutamakan keandalan memberikan keyakinan kepada pihak lain bahwa bisnis dapat diandalkan.
  5. Responsibility (Tanggung Jawab): Kesadaran terhadap dampak sosial dan lingkungan dari keputusan dan tindakan bisnis. Etika bisnis mencakup tanggung jawab terhadap pemangku kepentingan dan masyarakat.
  6. Principle (Prinsip): Nilai-nilai atau norma-norma etis yang membimbing keputusan dan tindakan bisnis. Prinsip-prinsip ini mencerminkan standar moral yang dipegang oleh bisnis.
  7. Relationship (Hubungan): Interaksi dan keterkaitan antara bisnis dan pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis. Etika bisnis memperkuat hubungan melalui perilaku yang adil, jujur, dan saling menghormati.
Choice (Pilihan): Keputusan yang diambil oleh individu atau organisasi dalam konteks bisnis. Etika bisnis menekankan pentingnya membuat pilihan yang mempertimbangkan nilai-nilai moral dan dampaknya terhadap berbagai pemangku kepentingan

Prinsip-Prinsip Etika Bisnis

Sonny Keraf, 1998 :

  1. Prinsip Otonomi : kemampuan mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadaran tentang apa yang baik untuk dilakukan dan bertanggung jawab secara moral atas keputusan yang diambil.
  2. Prinsip Kejujuran : bisnis tidak akan tahan lama jika tidak dilandasi kejujuran karena kejujuran kunci keberhasilan suatu bisnis
  3. Prinsip Keadilan : tiap orang dalam berbisnis harus mendapat perlakuan yang sesuai dengan haknya masing-masing, artinya tidak ada yang boleh dirugikan haknya.
  4. Prinsip Saling Menguntungkan : agar semua pihak berusaha untuk saling menguntungkan, demikian pula untuk berbisnis yang kompetitif
  5. Prinsip Integritas Moral : para pelaku bisnis harus menjaga nama baik pribadi dan perusahaan/organisasi agar tetap dipercaya dan  berintegritas tinggi. 

Sumber: Caux Round Table

  1. Tanggung jawab bisnis: dari shareholders ke stakeholders
  2. Dampak ekonomis dan sosial dari bisnis : menuju inovasi, keadilan dan komunitas dunia
  3. Perilaku bisnis: dari hukum yang tersurat ke semangat saling percaya
  4. Sikap menghormati aturan
  5. Dukungan bagi perdagangan multilateral
  6. Sikap hormat (memperhatikan) lingkungan alam
  7. Menghindari operasi-operasi bisnis yang tidak etis

Masalah dalam Etika Bisnis

Terdapat berbagai masalah yang dapat muncul dalam konteks etika bisnis. Beberapa masalah umumnya melibatkan konflik antara keuntungan finansial dan tanggung jawab sosial, serta ketidaksetaraan dalam perlakuan terhadap berbagai pemangku kepentingan. Beberapa masalah umum dalam etika bisnis seperti penipuan, paksaan, pencurian, penyuapan, dan diskriminasi

Mengatasi masalah-masalah ini memerlukan adopsi praktik bisnis yang etis, kepatuhan terhadap regulasi, dan kesadaran akan dampak sosial dan lingkungan dari keputusan bisnis. Etika bisnis yang baik adalah landasan bagi keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang suatu bisnis.

E-Commerce



E-Commerce adalah kemampuan bisnis untuk memiliki situs web dinamis (dynamic presence) di internet yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis secara elektronik, atau dengan kata lain, memiliki sebuah toko online (Chitrangda, 2014). Kelebihan terbesar dari e-Commerce adalah kemampuan untuk memastikan bahwa transaksi belanja online aman dan verifikasi dan pembayaran dapat dilakukan hampir secara instan. E-commerce jauh lebih unggul daripada toko konvensional dalam hal biaya dan jangkauan pasar.

Masalah dalam E-Commerce


                    Web Spoofing            Cyber Squatting                Privacy Invasion

Web Spoofing

Hacker membuat situs palsu yanghampir mirip dengan situs asli untuk menarik konsumen untuk memberikan nomor kartu kredit atau data penting lainnya. Misalnya, www.microsoft.com. Banyak pengguna terkadang tidak sengaja dan tidak sadar bahwa situs tersebut bukanlah  situs asli microsoft.

Cyber Squatting

Seseorang menggunakan nama domain milik organisasi terkenal, tujuannya untuk melanggar trademark. Kemudian memeras pemilik trademark aslinya dan mematok harga yang jauh lebih mahal. Biasanya menambahkan kata-kata yang merusak citra organisasi pemilik trademark tersebut. Misalnya www.walmartsucks.com

Privacy Invasion

Masalah penyalahgunaan informasi pribadi konsumen. Privacy invasion dapat dilakukan dengan 3 cara:

  • e-Commerce membeli informasi individu seperti detail personal, shopping habit, dan pola kunjungan website. Kemudian dijual kepada perusahaan untuk pemasaran produk.
  • Informasi pribadi “dicegat/interrupt” oleh pihak yang tidak seharusnya mengetahui informasi pribadi kita,
  • Malware yang disisipkan melalui web yang merekam seluruh aktivitas konsumen pada website yang disimpan pada cookies

                       
                                                                        
Online Piracy

Pembajakan online yang melanggar hak atas kekayaan intelektual seperti e-book, musik, video dll.

Email Spamming

Spamming melalui email yang pernah dimasukkan oleh konsumen. Kemudian dijadikan sebagai “pasar” untuk mengiklankan produk secara berkala.


Rabu, 16 Oktober 2024

Cyber Ethic

 



Pada minggu ketujuh mata kuliah Etika Profesi,Kamis 10 Oktober 2024, diberikan tugas tentang meresume, saya Bayu Aji Nugroho dengan NIM 242410102090 mahasiswa Universitas Jember akan meresume tentang materi "Cyber Ethic"


Pengertian



"Etika dunia maya" atau "cyber ethic" merujuk pada sekumpulan prinsip

dan aturan yang mengatur perilaku individu dan kelompok dalam lingkungan digital atau dunia maya. Ini mencakup pertimbangan etika yang berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi dan internet, serta konsekuensi moral dari tindakan online, perlindungan privasi, keamanan siber, tanggung jawab pengguna, dan dampak sosial dari penggunaan teknologi informasi.


Karakteristik dunia maya (Dysson 1994)












  • Beroperasi secara virtual / maya
  • Dunia cyber selalu berubah dengan cepat
  • Dunia maya tidak mengenal batas-batas territorial
  • Orang-orang yang hidup dalam dunia maya tersebut dapat melaksanakan aktivitas tanpa
  • harus menunjukkan identitasnya




Terdapat beberapa definisi tentang netiquette, yaitu:

  • Etika dalam menggunakan Internet

  • Aturan-aturan/kebiasaan/etika/etiket umum yang berlaku di seluruh dunia Sehingga  para pelaku internet dapat dengan nyaman dalam berinteraksi di dunia maya ini.

Secara umum, orang yang merasa tergabung dalam komunitas internet harus mematuhi kode etik yang berlaku di sana. Pada dasarnya, netiquette adalah pedoman untuk berperilaku dan bersikap sesuai dengan norma yang berlaku di Internet. Jika Anda mematuhi peraturan ini, Anda akan sangat bermanfaat dan dapat berinteraksi dengan orang lain tanpa mengalami masalah atau salah pengertian.

NETIKET

Beberapa aturan inti netiket:

  • Kita semua manusia, bahkan saat berada di Internet sekalipun. Diharapkan untuk tidak mengirim komentar yang bernada menyerang tapi bersikaplah saling membangun.

  • Ikuti aturan seperti di kehidupan nyata saat online. Bersikap dan bertindak dengan selalu memperhatikan etika, dan jangan buru-buru menyimpulkan sesuatu. Orang yang sedang berada di Internet datang dari berbagai penjuru dunia dan memiliki perbedaan pandangan terhadap sesuatu

  • Ingatlah di mana berada ketika sedang online. Netiquette bervariasi dari satu tempat ke tempat yang lain. Tidak semua orang mengikuti aturan yang sama. Jadi, diharapkan selalu bersikap terbuka dan jika dibutuhkan, bersikap kritis tapi tetap konstruktif (membangun), dan bukan bersikap sebaliknya (negatif). Jika berada di suatu wilayah topik pembicaraan pada forum atau chatting, jangan buru-buru langsung mengirim komentar, tetapi mencoba untuk menangkap ide dari apa yang sedang terjadi atau sedang dibahas. Posting yang terlalu dini dapat berpotensi menyebabkan flaming.

  • Hormatilah orang lain ketika Anda sedang online. Posting dikirimkan group yang sesuai. Jika tidak dapat menemukan group yang sesuai dengan itu dan merasa bahwa posting itu harus dikirim, yakinkan bahwa Subject dari posting sesuai dengan isi posting, sehingga orang lain tahu bahwa posting tidak mengganggu topik diskusi saat itu.

  • Pentingnya Etika dalam Dunia Maya


Beberapa alasan, antara lain:

  • Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.

  • Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.

  • Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak tidak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.

  • Harus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya "penghuni" baru di dunia maya tersebut.

  • mengendalikan akses terhadap informasi di internet

Beberapa control yang dilakukan:

  •  UU Telekomunikasi disahkan menjadi hukum pada tahun 1996 di US. Terbagi menjadi 7 bagian besar. Pada bagian ke-5 adalah "Communications Decency Act (CDA)", yang ditujukan untuk melindungi anak-anak dari pornografi.

  •  Internet Censorship. Hal ini sesuai dengan teori "The theory of the uploader and the downloader", yaitu suatu negara dapat melarang dalam wilayahnya untuk kegiatan uploading dan downloading yang diperkirakan dapat bertentangan dengan kepentingannya

  • The Law of the server

Yaitu pendekatan ini memperlakukan server dimana webpages secara

fisik berlokasi,dimana mereka dicatat data elektronik. Misalnya sebuah

webpages yang berlokasi di Stanford University maka akan tunduk

pada hukum California.




Rabu, 09 Oktober 2024

Sertifikasi IT

Universitas Jember – Working in Harmony, Nurturing the Future (unej.ac.id)

Pada minggu keenam mata kuliah Etika Profesi,Kamis 3 Oktober 2024, diberikan tugas tentang meresume, saya Bayu Aji Nugroho dengan NIM 242410102090 mahasiswa Universitas Jember akan meresume tentang materi "Sertifikasi IT"

Pengertian


Menurut Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP), sertifikasi kerja yang 

Diperlukan untuk mendapatkan atau meningkatkan kemampuan tertentu dikenal 

sebagai sertifikasi profesi.Sertifikasi profesional biasanya digunakan untuk 

menunjukkan kemampuan atau kualifikasi seseorang berdasarkan atribut atau 

kriteria yang telah ditentukan oleh sebuah organisasi,

badan, atau lembaga pengembangan yang sudah terakreditasi.

Tenaga profesional diberi label "sertifikasi" atau "kualifikasi" untuk memastikan

Bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan atau tugas tertentu.


    

  adellia2005.blogspot.com


 

                                                                

                                                                 iteba.ac.id

Mengapa Sertifikasi IT itu penting?

91% perusahaan percaya bahwa sertifikasi TI memainkan peran penting dalam proses perekrutan dan bahwa sertifikasi TI merupakan alat prediksi yang dapat diandalkan untuk

menentukan keberhasilan karyawan.

Berikut 5 alasannya :

1. Sertifikasi membantu pemberi kerja mengisi posisi yang terbuka.
2. Sebagian besar perusahaan memiliki staf TI yang memiliki sertifikasi.
3. Profesional TI bersertifikat bisa menjadi karyawan yang hebat.
4. Sertifikasi TI semakin penting.
5. Pelatihan saja tidak cukup.

Benefit Sertifikasi IT Bagi Individu

  •  Sertifikasi IT membuat anda terpisah dari kandidat yang bersaing di pasar kerja yang kompetitif

  • Mendapatkan sertifikasi IT (yang terbaru) membuktikan kemampuan anda saat ini dalam

  • bidang yang perubahannya sangat cepat

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada yang tidak bersertifikat

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan rasa hormat dan kredibilitas diantara rekan kerja dan atasan

  • Berkorban waktu dan sumber daya untuk mendapatkan sertifikasi membuktikan dedikasi anda

  • karir IT anda.

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan akses ke komunitas profesi sejenis dan memungkinkan menghasilkan kerjasama dalam hal pekerjaan.


Benefit Sertifikasi IT bagi Bisnis

  • Sertifikasi IT membuat anda terpisah dari kandidat yang bersaing di pasar kerja yang kompetitif

  • Mendapatkan sertifikasi IT (yang terbaru) membuktikan kemampuan anda saat ini dalam

  • bidang yang perubahannya sangat cepat

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada yang tidak bersertifikat

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan rasa hormat dan kredibilitas diantara rekan kerja dan atasan

  • Berkorban waktu dan sumber daya untuk mendapatkan sertifikasi membuktikan dedikasi anda terhadapkarir IT anda.

  • IT Profesional bersertifikasi mendapatkan akses ke komunitas profesi sejenis dan memungkinkan

  • menghasilkan kerjasama dalam hal pekerjaan.

Jenis-Jenis Sertifikasi




Kode Etik

 



Universitas Jember


Halo reader kembali lagi di blog saya Bayu Aji Nugroho NIM 242410102090,kali ini saya akan meresume tugas Etika Profesi Kamis 12 September tentang Kode Etik.
 

Pengertian

Kode etik profesi adalah suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai landasan untuk tingkah laku sehari-hari di masyarakat dan di tempat kerja. Kode etik juga dapat didefinisikan sebagai aturan, standar, tanda, dan pedoman etis untuk melakukan kegiatan atau pekerjaan tertentu.

Fungsi



Tujuan

Tujuan utama kode etik agar seorang profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.





Sanksi Melanggar Kode Etik

IT FORENSIK

  Pada minggu keduabelas mata kuliah Etika Profesi,Kamis 28 November 2024, diberikan tugas tentang meresume, saya Bayu Aji Nugroho dengan NI...